Kapolres Majene Pimpin Apel Gelar Pasukan, Operasi Ketupat Marano 2026 Resmi Dimulai

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 2;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 33;

MAJENE — Kepolisian Resor Majene resmi memulai pelaksanaan Operasi Ketupat Marano 2026 yang ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel pada apel gelar pasukan yang berlangsung pada Kamis, 12 Maret 2026.

 

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majene, AKBP Amiruddin, sebagai bentuk kesiapan aparat dalam mengamankan arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat selama periode Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

 

Kegiatan apel yang diikuti oleh unsur kepolisian,

serta sejumlah instansi terkait itu menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan secara terpadu.

 

Penyematan pita operasi kepada personel yang bertugas menjadi simbol dimulainya rangkaian pengamanan dalam Operasi Ketupat Marano tahun ini.

Baca Juga  Wakapolres Majene Hadiri Peringatan HUT Polairud Polri ke-74

 

Dalam amanatnya, Kapolres Majene AKBP Amiruddin menegaskan bahwa fokus utama operasi adalah menjamin kelancaran dan keselamatan lalu lintas, khususnya di jalur-jalur utama yang berpotensi mengalami peningkatan mobilitas masyarakat selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

 

Ia menyampaikan bahwa kesiapsiagaan seluruh personel sangat diperlukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk kepadatan kendaraan, kecelakaan lalu lintas, serta gangguan kamtibmas lainnya.

 

“Operasi Ketupat ini memastikan lalu lintas harus terjaga dengan baik,” ujar Amiruddin dalam arahannya kepada peserta apel.

 

Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada aspek lalu lintas, tetapi juga mencakup pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di pusat-pusat keramaian seperti pasar, terminal, tempat ibadah, hingga lokasi wisata yang biasanya mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur keagamaan.

Baca Juga  Dukung Program Asta Cita Presiden RI, Irjen Pol Adang Ginanjar Tekankan Beberapa Poin

 

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Ia menilai kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus kenyamanan selama masyarakat menjalankan ibadah di bulan suci.

 

Selain itu, Amiruddin turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga keselamatan selama berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas.

 

Kesadaran masyarakat, kata dia, menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib dan aman.

Di akhir amanatnya,

Baca Juga  Polres Majene Amankan Satu Pelaku Pencurian Motor, Satu Masih Buron

 

Kapolres Majene juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh personel dan masyarakat yang merayakannya.

“Selamat menjalankan ibadah puasa, sehat selalu dalam menjalaninya,” ucapnya.

 

Operasi Ketupat Marano sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan momen Ramadan dan Idulfitri. Melalui operasi ini, aparat keamanan diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar selama meningkatnya mobilitas masyarakat.

 

Dengan dimulainya Operasi Ketupat Marano 2026, Polres Majene bersama seluruh unsur terkait berkomitmen memberikan pengamanan maksimal guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat selama menjalankan rangkaian ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *