MAJENE- Perahu Sandeq merupakan perahu layar tradisional bercadik yang berasal dari suku Mandar di Sulawesi Barat (Sulbar). Perahu ini terkenal karena kecepatan luar biasa dan kemampuannya menghadapi cuaca ekstrem di laut.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka saat menghadiri acara pelepasan sandeq etape ke tiga di Kecamatan Sendana kabupaten Majene pada. Sabtu, 23 Agustus 2025 malam.
“Perahu sandeq merupakan warisan suku Mandar yang sangat dicintai. Kita lihat kemarin di Pamboang masyarakat tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan lomba perahu sandeq,” ucap Suhardi Duka.
Menurutnya sandeq bukan sekedar warisan budaya, tetapi juga sebagai objek wisata bagi masyarakat mandar tentunya hal ini perlu dilestariannya dengan baik.
“Dengan demikian kita semua mendoakan semoga seluruh peserta dapat melintasi etape ketiga dengan baik dan selamat sampai finis yaitu di pantai Mamuju,” pungkas Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.












