MAJENE- Sekretaris Daerah Kabupaten Majene, H. Ardiansyah, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan administrasi kependudukan, khususnya menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini disampaikannya saat diwawancarai sejumlah awak media pada Selasa, 17 Maret 2026.
Menurut Ardiansyah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majene telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Bahkan, pelayanan tetap berjalan hingga mendekati masa cuti bersama lebaran.
Ia mengapresiasi kinerja jajaran Disdukcapil yang tetap bekerja maksimal demi memastikan kebutuhan administrasi kependudukan warga tetap terpenuhi.
“Ini adalah bentuk komitmen pelayanan publik. Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan terbaik, terutama pada momen penting seperti menjelang Idulfitri, di mana kebutuhan dokumen kependudukan biasanya meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Dengan tetap beroperasinya layanan Disdukcapil hingga akhir masa kerja sebelum cuti, masyarakat tidak perlu khawatir akan terhambat dalam mengurus dokumen penting seperti KTP elektronik, kartu keluarga, maupun akta pencatatan sipil lainnya.
Meski demikian, Ardiansyah tidak menampik bahwa masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu dipenuhi guna mengoptimalkan layanan, khususnya bagi kelompok rentan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan alat mobile enrollment, yakni perangkat perekaman data kependudukan yang dapat digunakan secara langsung di lapangan.
Alat tersebut dinilai sangat penting, terutama untuk menjangkau masyarakat penyandang disabilitas, lanjut usia, maupun warga yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga tidak dapat datang langsung ke kantor pelayanan. Dengan adanya mobile enrollment, petugas dapat melakukan perekaman data secara jemput bola ke rumah-rumah warga.
“Kami akui masih ada kekurangan, salah satunya alat mobile enrollment. Ini sangat dibutuhkan agar pelayanan bisa lebih inklusif, terutama bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Majene, lanjut Ardiansyah, akan terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana pendukung guna meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
Ia berharap ke depan, pelayanan Disdukcapil tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Dengan berbagai upaya tersebut,
Pemkab Majene optimistis dapat terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik di daerah.












