Ketua Komisi I DPRD Majene Hadiri Wisuda Santri Tahfidz di Ponpes Miftahul Jihad

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 37;

MAJENE – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Majene, Syarifuddin, menghadiri kegiatan wisuda santri tahfidz Al-Qur’an yang dirangkaikan dengan acara perpisahan santri di Pondok Pesantren Miftahul Jihad, Lingkungan Purrau, Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Kamis, 23 April 2026 siang.

Kehadiran Syarifuddin dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk representasi dari Ketua DPRD Majene, M. Idwar, yang berhalangan hadir.

Dalam keterangannya kepada awak media, Syarifuddin menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan wisuda tahfidz yang dinilai sebagai bagian penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter religius dan berakhlak mulia.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan langsung prosesi wisuda sekitar 50 santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Ini tentu menjadi kebanggaan, tidak hanya bagi orang tua santri, tetapi juga bagi masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya.

Baca Juga  Musrenbang Majene Jadi Fondasi RKPD 2027, Prioritaskan SDM dan Infrastruktur

Ia menekankan bahwa keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi keimanan yang kuat.

Menurutnya, para santri tahfidz merupakan aset daerah yang harus terus didukung dan dibina agar ke depan mampu menjadi generasi penerus yang membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Syarifuddin juga memberikan penghargaan kepada para ustaz dan pengasuh pondok pesantren yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga dalam mendidik para santri hingga mencapai tahap wisuda. Ia berharap komitmen tersebut terus dijaga demi melahirkan lebih banyak generasi Qur’ani di Kabupaten Majene.

Baca Juga  Ketua Forum BPD Majene Munir Angkat Bicara Terkait Lambatnya Pagu ADD Tahun 2025

“Kami dari DPRD tentu sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini. Harapannya, sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat demi kemajuan daerah, khususnya dalam bidang pembangunan sumber daya manusia,” tambahnya.

Kegiatan wisuda tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh para orang tua santri, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya. Selain prosesi wisuda tahfidz, acara juga dirangkaikan dengan perpisahan santri sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan mereka selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.

Baca Juga  Tahap Verifikasi Pildek Unsulbar Berjalan Sesuai Timeline, Panitia Jamin Transparansi dan Profesionalisme

Pimpinan Pondok Pesantren
Miftahul Jihad dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa syukur atas capaian para santri, serta berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak para santri untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjaga hafalan Al-Qur’an yang telah diraih.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pilar penting dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat di Kabupaten Majene.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *