Musrenbang Majene Jadi Fondasi RKPD 2027, Prioritaskan SDM dan Infrastruktur

MAJENE- Pemerintah Kabupaten Majene kembali menegaskan komitmennya dalam merancang arah pembangunan daerah melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten, Kamis, 2 April 2026.

 

Kegiatan strategis ini digelar di Aula Tammajarra BPMB Majene sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

 

Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, secara resmi membuka forum tahunan tersebut.

 

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formal pemerintahan, melainkan ruang penting untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

 

Mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan

Berkelanjutan melalui Peningkatan Kualitas SDM dan Infrastruktur Daerah”,

Baca Juga  DPRD Majene Gelar Rapat Koordinasi Penyesuaian Perda dengan KUHP Baru

 

Musrenbang tahun ini diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari penguatan kapasitas sumber daya manusia hingga pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Majene.

 

Ketua DPRD Majene, M. Idwar, dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya Musrenbang sebagai wadah integrasi antara aspirasi masyarakat dengan pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Ia menyebut forum ini menjadi jembatan strategis untuk memastikan bahwa setiap usulan program benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

 

“Musrenbang memiliki peran vital dalam menyatukan berbagai kepentingan pembangunan. Melalui proses ini, kita dapat melakukan verifikasi terhadap program-program prioritas yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat serta mendorong kemandirian daerah,” ujar Idwar.

 

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa RKPD Tahun 2027 merupakan instrumen krusial dalam mencapai target pembangunan jangka panjang daerah.

Baca Juga  Mahasiswa Aliansi Perjuangan Sampaikan Aspirasi dalam Audiensi Bersama Pimpinan DPRD

 

Oleh karena itu, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta untuk menyusun program kerja yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki korelasi kuat dengan visi besar pembangunan Majene.

 

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu menjawab persoalan masyarakat secara konkret. Infrastruktur yang merata, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal menjadi pilar utama yang harus berjalan secara seimbang.

 

“Musrenbang ini adalah fondasi kita dalam membangun Majene yang lebih maju. Kita ingin daerah ini tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga mandiri secara ekonomi dan tetap kokoh dalam menjaga identitas budaya,” tegasnya.

Baca Juga  Direktur RSUD Majene Apresiasi Donor Darah Kolaboratif di Rutan

 

Dalam arahannya, Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengedepankan pendekatan solutif dalam setiap perencanaan.

 

Ia menekankan pentingnya inovasi, kolaborasi lintas sektor, serta ketepatan dalam menentukan prioritas program agar pembangunan yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Pelaksanaan Musrenbang ini diharapkan mampu menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif, responsif, dan adaptif terhadap dinamika kebutuhan daerah.

 

Dengan demikian, RKPD 2027 tidak hanya menjadi dokumen administratif semata, melainkan peta jalan strategis menuju Majene yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *