MAJENE — Ketua Ikatan Jurnalistik Sulawesi Barat (IJS) Kabupaten Majene menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Pers Nasional (HPN) kepada seluruh insan pers, khususnya jurnalis yang menjalankan tugas di wilayah Sulawesi Barat.
Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pers memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga menjadi pilar keempat demokrasi yang berfungsi mengawasi jalannya kekuasaan, menjaga transparansi, serta memastikan hak masyarakat atas informasi terpenuhi.
“Pers adalah mata dan telinga publik. Di tengah dinamika sosial, politik, dan pembangunan daerah, wartawan hadir untuk memastikan setiap proses berjalan secara terbuka dan akuntabel,” ujar Syamsuddin Kamal
Menurutnya, peran pers semakin krusial di era digital saat ini, ketika arus informasi bergerak begitu cepat dan tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan.
Di sinilah profesionalisme wartawan diuji, yakni dengan tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik, melakukan verifikasi, serta mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ketua IJS Majene juga mengapresiasi dedikasi para jurnalis yang tetap bekerja di berbagai keterbatasan, termasuk tekanan, risiko di lapangan, hingga tantangan independensi. Ia menilai, keberanian wartawan dalam mengungkap fakta dan menyuarakan kebenaran merupakan kontribusi nyata bagi penguatan demokrasi dan pembangunan daerah.
“Wartawan bukan sekadar pencatat peristiwa, tetapi penjaga nurani publik. Melalui karya jurnalistik yang berkualitas, pers mampu mendorong perubahan sosial, memperkuat kontrol masyarakat, dan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan rakyat,” katanya.
Ia berharap peringatan Hari Pers Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bagi insan pers untuk terus meningkatkan kualitas, integritas, dan kapasitas profesional.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kemerdekaan pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pers.
“Pers yang merdeka adalah syarat utama demokrasi yang sehat. Karena itu, mari kita jaga ruang kebebasan pers, saling menghormati peran masing-masing, dan menjadikan pers sebagai mitra strategis dalam membangun Majene dan Sulawesi Barat yang lebih maju,” pungkasnya.










