MAJENE- Komisi III DPRD Kabupaten Majene menerima sejumlah aspirasi masyarakat terkait pelayanan kesehatan di wilayah tersebut. Aspirasi itu mencuat dari berbagai keluhan warga mengenai kualitas layanan, ketersediaan fasilitas, hingga akses terhadap tenaga medis di beberapa titik pelayanan kesehatan.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Majene, Suriana Mardin, saat diwawancarai sejumlah awak media pada Minggu, 3 Mei 2026 siang.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya terus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, khususnya yang berkaitan dengan sektor kesehatan.
Menurut Suriana, beberapa isu yang paling banyak disampaikan masyarakat antara lain terkait keterbatasan obat-obatan, pelayanan di puskesmas yang dinilai belum maksimal, serta masih adanya kendala administrasi dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk bagi peserta program jaminan kesehatan.
“Aspirasi ini menjadi perhatian serius bagi kami di Komisi III. Kami akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak terkait, dalam hal ini Dinas Kesehatan, untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal oleh pemerintah daerah.
Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia, menjadi hal yang sangat penting.
Komisi III DPRD Majene, lanjut Suriana, berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta mendorong perbaikan layanan kesehatan agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang layak dan merata.
“Harapan kami, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait layanan kesehatan. Semua pihak harus bersinergi untuk memastikan pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya.












