MAJENE- Anggota DPRD Kabupaten Majene menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Kelurahan Tande, Kecamatan Banggae Timur, Selasa, 3 Februari 2026. Kehadiran para wakil rakyat tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan aspirasi, khususnya terkait kondisi infrastruktur pelayanan publik di wilayah mereka.
Dalam kegiatan tersebut, anggota DPRD Kabupaten Majene, Syahril, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan kantor Kelurahan Tande yang selama ini berada dalam kondisi tidak layak. Di hadapan warga dan sejumlah awak media, Syahril memastikan bahwa pembangunan kantor kelurahan tersebut akan segera direalisasikan pada tahun ini.
“Saya pastikan kantor Kelurahan Tande segera dibangun tahun ini,” ujar Syahril saat diwawancarai sejumlah media usai kegiatan Musrenbang.
Syahril menjelaskan, pembangunan kantor kelurahan tersebut akan dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, penganggaran tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal peningkatan pelayanan administrasi dan pemerintahan di tingkat kelurahan.
Lebih lanjut, Syahril mengungkapkan bahwa kondisi kantor Kelurahan Tande memang sudah lama memprihatinkan. Bangunan tersebut mengalami kerusakan parah akibat pergeseran tanah yang terjadi beberapa tahun lalu, sehingga tidak lagi memenuhi standar keamanan dan kenyamanan sebagai pusat pelayanan masyarakat.
“Kantor kelurahan ini sudah lama rusak akibat pergeseran tanah. Kondisinya tentu tidak layak lagi digunakan untuk aktivitas pelayanan publik. Karena itu, pembangunannya menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberadaan kantor kelurahan yang representatif sangat penting untuk menunjang kinerja aparatur kelurahan serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi. Dengan pembangunan kantor baru, diharapkan pelayanan publik di Kelurahan Tande dapat berjalan lebih optimal, profesional, dan efisien.
Musrenbang Kelurahan Tande sendiri berlangsung dengan partisipasi aktif dari masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta unsur pemerintah setempat. Berbagai usulan pembangunan disampaikan, mulai dari infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepastian pembangunan kantor kelurahan yang disampaikan oleh Syahril disambut positif oleh warga. Mereka berharap janji tersebut dapat segera direalisasikan sehingga Kelurahan Tande memiliki fasilitas pemerintahan yang layak dan aman, sekaligus menjadi simbol hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah.












